About me..........

Foto Saya
Jakarta, Indonesia
Person who wanna be success.. so simple

Stock Ticker

Selasa, 27 Januari 2009

Bagaimana Kelayakan Usaha?

Pernahkah anda membaca tabloid Peluang – Usaha yang menyajikan studi kelayakan usaha secara sederhana ?
Kalo ya, kira-kira bagaimana menurut anda analisa kelayakan yang disajikan ? Tentunya bagi yang belum pernah membuka usaha, perhitungan semacam itu tentunya sangat mudah dipahami dan menarik, karena memberikan return yang cukup menjanjikan.
Namun perlu anda ketahui, return yang dijanjikan tidak semudah yang anda pikirkan. Analisa kelayakan usaha tersebut hanya merupakan tool sederhana yang memberikan gambaran singkat tentang kemungkinan hasil yang akan diperoleh nantinya.
Jika anda seorang ekonom atau pernah mengenyam bangku kuliah di Fakultas Ekonomi, tentunya anda sudah bisa memahami secara lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha. Bagi orang awam, saya menyarankan agar dalam membuka usaha, anda harus memperhitungkan faktor-faktor berikut :
1. Modal
Kebutuhan modal tidak hanya sekedar memperhitungkan kebutuhan modal saat ini untuk
mendirikan usaha, namun harus memperhitungkan modal kerja untuk beberapa waktu
kedepan.
2. Potensi Pasar
Potensi pasar tidak hanya melihat pasar saat ini, namun harus bisa mengantisipasi harapan
pelanggan dan perubahan pasar itu sendiri.
3. Harga
Apakah strategi penetapan harga sudah sesuai dengan keberterimaan pasar?
4. Distribusi
Kelangsungan hidup usaha sangat bergantung pada rantai distribusi tidak hanya distribusi
pemasaran namun juga ditribusi bahan baku.
5. Lokasi Usaha
Lokasi usaha sangat menentukan, hal ini berhubungan dengan kedekatan tempat produksi
atau usaha dengan pasar dan distributor bahan baku, termasuk sarana dan prasarana
dilingkungan usaha.
6. Peraturan Perundangan-undangan
Hal ini terkait dengan perijinan. Semakin kompleks usaha anda biasanya semakin rumit
administrasi perijinannya..akhirnya butuh biaya yang besar pula… hiks..hiks
7. Ekonomi Makro
Anda juga harus memperhitungkan seperti inflasi terkait pembelian bahan baku dan
belanja barang modal, serta nilai kurs apabila anda terkait kegiatan ekspor-impor.

Faktor yang mempengaruhi akan lebih kompleks, tergantung pada besar atau kecilnya usaha dan bentuk usaha.